MUTTASIL (MUHASABAH, TADABUR, DAN SILATURRAHMI) HIMA-ILHA
Pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026,
telah dilaksanakan kegiatan MUTTASIL (Muhasabah, Tadabur, dan Silaturrahmi)
dengan mengusung tema “Mempererat Ukhuwah, Meningkatkan Kesadaran Diri dan Mengoptimalkan
Peran Pengurus” yang bertempat di Gedung M ruangan 303. Kegiatan ini
dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk mempererat hubungan kekeluargaan
antarpengurus, meningkatkan kesadaran diri dalam menjalankan amanah organisasi,
serta mengoptimalkan peran dan tanggung jawab pengurus dalam menjalankan roda
organisasi hingga akhir masa kepengurusan.
Diawali dengan rangkaian opening ceremony yang
dimulai 30 menit lebih awal Kegiatan dari waktu yang sudah ditentukan panitia
karena ada penyesuaian jadwal. Meskipun demikian, acara tetap dapat berjalan
dengan tertib dan lancar. Pembukaan di hadiri oleh ketua jurusan ilmu hadis
bapa Amin Iskandar LC M.ag, Ketua koordinasi wilayah Jawa Barat FKMTHI Ahmad
Abdul Muhyi, Ketua umum HIMA-ILHA Tobri Riansyah 19 pengurus HIMA-ILHA serta
tamu undangan lainnya. Rangkaian pembukaan meliputi
pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars FUA, dan
Mars FKMTHI, sambutan-sambutan, serta pembacaan doa.
Acara berikutnya dilanjutkan dengan sambutan Ketua
Pelaksana. Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana menyampaikan ucapan terima kasih
kepada seluruh rekan panitia yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan dan
menyukseskan kegiatan. Selain itu, Ketua Pelaksana juga menyampaikan permohonan
maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi, khususnya dalam aspek teknis
pelaksanaan kegiatan.
Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan
Ketua Umum HIMA ILHA. Dalam sambutannya, Ketua Umum HIMA ILHA menyampaikan
ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan serta
permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan. Beliau kemudian
menyampaikan poin-poin utama yang terkandung dalam tema kegiatan MUTTASIL,
khususnya mengenai pentingnya mempererat ukhuwah, meningkatkan kesadaran diri
sebagai pengurus, dan mengoptimalkan peran dalam organisasi. Di akhir
sambutannya, beliau menyampaikan harapan agar seluruh pengurus dapat semakin
solid, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi terbaik hingga
berakhirnya masa kepengurusan.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan
Ketua Koordinator FKMTHI Wilayah Jawa Barat. Dalam sambutannya, beliau
memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan MUTASIL serta
memberikan penguatan terhadap tema yang diusung. Tema tersebut dibahas secara
lebih mendalam, khususnya mengenai pentingnya membangun ukhuwah, kesadaran
personal, serta optimalisasi peran sebagai bagian dari organisasi.
Selanjutnya, Ketua Jurusan Ilmu Hadis, Bapak
Amin Iskandar, Lc., M.Ag turut memberikan sambutan. Beliau menyampaikan
apresiasi atas terselenggaranya kegiatan serta memberikan semangat kepada
seluruh pengurus dalam menjalankan amanah organisasi. Dalam sambutannya, beliau
juga menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas organisasi dan
kewajiban akademik, khususnya agar kegiatan organisasi tidak menjadi alasan
untuk meninggalkan mata kuliah maupun tanggung jawab sebagai mahasiswa.
Setelah
rangkaian pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda inti berupa penyampaian
materi yang pertama dengan materi “Problem solving” yang disampaikan oleh Andi
Nugraha selaku narasumber dan dimoderatori oleh Sodik. Materi ini membahas
pentingnya kemampuan dalam mengenali, menganalisis, dan menyelesaikan berbagai
permasalahan yang dihadapi dalam kehidupan maupun dalam menjalankan roda
organisasi. Peserta diarahkan untuk memiliki pola pikir yang solutif, mampu
mengambil keputusan dengan bijak, serta dapat bekerja sama dalam menghadapi
berbagai tantangan organisasi.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan materi
kedua yang mengangkat tema “Menggerakan Organisasi lewat Komunikasi”. Materi
ini disampaikan oleh Da’i Bachtiar, S.Ag. dan dimoderatori oleh Zahra
Choirunnisa. Dalam materi tersebut membahas mengenai pentingnya komunikasi yang
efektif sebagai salah satu aspek utama dalam menggerakkan organisasi.
Komunikasi yang baik dinilai, mampu membangun koordinasi, memperkuat hubungan
antarpengurus, meminimalisasi kesalahpahaman, serta menciptakan kerja sama yang
lebih efektif dalam mencapai tujuan organisasi.
Melalui kedua materi tersebut, peserta
diharapkan dapat meningkatkan kapasitas diri, baik dalam menghadapi berbagai
permasalahan maupun dalam membangun komunikasi dan koordinasi yang baik di
lingkungan organisasi.
Secara
keseluruhan, meskipun terdapat sedikit keterlambatan pada awal kegiatan,
seluruh rangkaian acara mulai dari pembukaan, sambutan, hingga pemaparan
program kerja dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan lancar sampai selesai.
Dengan terselenggaranya rapat kerja ini diharapkan HIMA-ILHA memiliki program
kerja yang terstruktur, terarah, serta mampu memberikan kontribusi nyata sesuai
dengan tujuan organisasi.

Tidak ada komentar
komentar akan di publish setelah peninjauan