DIALOG INTERNASIONAL HIMA-ILHA

 

Himpunan Mahasiswa Ilmu Hadis (HIMA-ILHA) Fakultas Ushuluddin dan Adab (FUA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan Dialog Internasional dengan mengusung tema “Nilai-Nilai Hadis dalam Merespons Dinamika Konflik Global Kontemporer”.

Pada hari Sabtu, 02 Mei 2026, pukul 08.00 WIB, bertempat di Gedung LPPM Lantai 3, telah dilaksanakan kegiatan Dialog Internasional yang mengangkat tema penguatan perspektif global dalam kajian hadis dan dinamika keilmuan kontemporer. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa serta peserta umum sebagai forum ilmiah untuk memperluas wawasan lintas negara dan mempererat jejaring akademik di tingkat internasional. 

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan yang mencakup pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu kebangsaan, sambutan dari panitia penyelenggara, doa, serta sesi foto bersama. Setelah pembukaan, kegiatan memasuki agenda inti berupa penyampaian materi oleh para narasumber dari berbagai latar belakang akademik internasional. Dalam sesi ini, narasumber pertama, Zidnin Ilham Failasufa, Lc., mahasiswa dari Universitas Sidi Mohamed Ben Abdellah, Fes, Maroko, menyampaikan pandangan mengenai dinamika kajian hadis dalam konteks akademik di Maroko. Selanjutnya, Salman Hadi, mahasiswa dari Universitas Al-Ahgaff Hadramaut, Yaman, memaparkan pengalaman serta pendekatan keilmuan hadis di kawasan Timur Tengah. Adapun narasumber ketiga, Muhammad Said, mahasiswa Ilmu Hadis Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon, memberikan perspektif lokal terkait implementasi kajian hadis dalam konteks Indonesia. 

Setiap pemaparan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan ruang bagi peserta untuk bertanya, memberikan tanggapan, serta mendalami materi yang disampaikan. Forum dialog ini menjadi wadah pertukaran gagasan, pengalaman, dan pendekatan keilmuan dari berbagai latar belakang yang berbeda, sehingga mampu memperkaya pemahaman peserta terhadap kajian hadis secara global. Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun kesadaran akan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam pengembangan keilmuan, khususnya di bidang hadis. Acara ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk terus mengembangkan wawasan internasional, memperkuat jaringan akademik, serta mendorong kontribusi nyata mahasiswa dalam menghadapi tantangan global di era kontemporer.

Tidak ada komentar

komentar akan di publish setelah peninjauan

Diberdayakan oleh Blogger.