Kajian Kolaborasi HIMSPI – HIMA-ILHA: Wasiat-Wasiat Nabi Muhammad yang Didistorsi oleh Kekuasaan dan Sejarah

 


Cirebon — Himpunan Mahasiswa Ilmu Hadis (HIMA-ILHA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam (HIMSPI) menyelenggarakan Kajian Kolaborasi pada Jum’at, 01 Agustus 2025, melalui Google Meet. Kegiatan ini diikuti oleh 26 peserta yang antusias mengikuti diskusi interdisipliner terkait dinamika politik dan sejarah dalam konteks hadis Nabi Muhammad SAW.

Tema kegiatan, “Wasiat-Wasiat Nabi Muhammad yang Didistorsi oleh Kekuasaan dan Sejarah”, menekankan pentingnya memahami bagaimana pesan-pesan Nabi bisa mengalami distorsi ketika dihadapkan pada kekuasaan politik dan catatan historiografi klasik. Dalam kajian ini, mahasiswa Ilmu Hadis menelaah metodologi kritik dan analisis teks hadis, sementara mahasiswa Sejarah Peradaban Islam mendalami perspektif sejarah dan politik dalam kitab al-Muqaddimah as-Siyāsiyyah li at-Tārīkh.

Kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan ruang diskusi kritis, dialogis, dan konstruktif, membuka wawasan mahasiswa tentang hubungan erat antara ilmu hadis, sejarah, dan dinamika politik, serta menjadi langkah awal kolaborasi akademik berkelanjutan antar himpunan mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab.

Beberapa output dari kegiatan ini meliputi:

  • Pemahaman mahasiswa tentang isi dan konteks kitab al-Muqaddimah as-Siyāsiyyah li at-Tārīkh.

  • Peningkatan keterampilan analisis kritis terhadap teks klasik dalam perspektif multidisipliner.

  • Terjalinnya sinergi akademik antara HIMSPI dan HIMA-ILHA untuk kegiatan ilmiah berikutnya.

Kajian ini menjadi bukti komitmen mahasiswa untuk mengedepankan ilmiah, kritis, dan kolaboratif dalam memahami isu-isu keilmuan Islam kontemporer.

Tidak ada komentar

komentar akan di publish setelah peninjauan

Diberdayakan oleh Blogger.